BUKU-BUKU SD

September 5, 2008 by ssehati
“]IPS

IPS[gallery

“]Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia

Unggulan-unggulan itu

Juli 20, 2008 by ssehati

Alhamdulillah berita baik beruntun datang. Dimulai dari muridku Nadhif Ahmad Faiz diterima di SMPN 109 yang merupakan sekolah terbaik di Jakarta Timur. Berita itu kemudian disusul oleh Tito Rikza Ahmadi yang diterima di SMA 61 Jakarta Timur yang juga merupakan salah satu sekolah terbaik di masa depan. Dan setelah berjuang dan penantian yang cukup lama Emil Faridhan Primaseta memberikan berita baiknya dengan diterima di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya. Alhamdulillah. Betapa bahagianya diri ini melihat manusia-manusia unggul diterima di tempat unggul. Selamat !

Semakin Maju Ketika Ingin Mundur

Juli 1, 2008 by ssehati

Sudah kukatakan pada salah seorang muridku kalau dia adalah muridku yang terakhir. Umur yang semakin meninggi membuatku melihat kalau hobi mengajarku akan berkahir beberapa tahun ke depan. Mana ada orang yang mau memanggil guru privat yang sangat berumur. Akan tetapi justru setelah terucap tak disangka tawaran menjadi guru privat semakin banyak. Alhamdulillah… kuanggap ini adalah kesempatan untuk menjadi agen asuransi yang memang belum jelas pendapatannya. Jadi akhirnya setelah meminta ijin dari muridku tadi aku memutuskan untuk menerima murid lagi. Honor yang kudapat akan kujadikan modal untuk mengikuti berbagai training di kantor, dan untuk mencari nasabah.

Pelatihan Lagi

Juni 24, 2008 by ssehati

Perjalanan baru dimulai, belum apa-apa. Kesempatan terbuka di depan mata. Pilhan apa lagi yang kumiliki sementara waktu tetap berjalan. Apakah ini jalanku? bukan itu seharusnya pertanyaannya akan tetapi ‘kalau ini tidak kujalani, apalagi pilihanku?’

Pensiun Dini?

Juni 21, 2008 by ssehati

Subhanallah…. dalam usia muda, baru selesai kuliah ternyata penghasilan mereka sangat luar biasa. Kurasa memang inilah kesempatan untuk mengejar ketertinggalan perekonomianku yang semakin terseok. Hari ini juga kuputuskan untuk menjadi agen dan lagi-lagi harus mengikuti training wajib selama 2 hari. Ok, gpp. Tetap semangat !

Pelatihan Yang Merubah Jalan

Juni 17, 2008 by ssehati

Selama 3 hari ini pelatihan menjadi broker properti harus dilalui. rasa malas ini harus kubuang jauh. Membosankan? itu jelas, akan tetapi hidup harus berubah dan ternyata dalam pelatihan ini pilihanku berubah setelah mendapat informasi dari seorang kawan training. Aku memutuskan untuk tidak meneruskan karir sebagai broker properti akan tetapi menjadi seorang agen asuransi. Kepindahan ini bukan karena sikap yang tidak konsisten akan tetapi karena perhitungan pengeluaran biaya kalau aku meneruskan karir sebagai broker. Bismillah… Sabtu nanti aku akan mengikuti acara perekrutan agen baru.

A New Life

Juni 14, 2008 by ssehati

Hari ini, sabtu 14 Juni 2008 tepat hari ulang tahun, aku mencoba merubah jalan hidup dengan menambah pekerjaan sebagai broker properti. Pada hari ini aku membayar biaya pelatihan selama tiga hari. Semoga hidup ini dapat berubah ke arah yang lebih baik.

Kok Makin Manis?

Juni 1, 2008 by ssehati

Bulan Puasa 2007, buka puasa di rumah tito. minum sirup warna merah. terlalu manis, tambah air putih ah biar gak terlalu manis. LHo kok makin manis? ternyata….

CS Pede

Juni 1, 2008 by ssehati

Boleh pede tapi jangan kepedean. Bareng adi servis monitor komputer bulan Februari di CDB Komputer Pondok Kopi.  ntar aja aha ceritanya

Catatan Akhir Wartel La Tansa

Juni 1, 2008 by ssehati

Meskipun saat ini wartel La Tansa masih aktif akan tetapi saya akan memberikan catatan akhir mengenai suka duka perjalanan mengelola wartel, baik yang di Pondok Kopi maupun yang di Salemba.

Wartel kami saya beri nama La Tansa yang berarti ‘Jangan Lupa’. Inspirasinya dari nama koperasi Pondok Pesantren Gontor. Saya pikir nama ini bagus, selain berasal dari ayat Qur’an nama La Tansa seperti agak-agak eropa gitu, mirip La Bamba.

Mulai aktif bulan Maret 1998 dengan 4 Kamar Bicara Umum (4KBU) menggunakan jaringan Telkom dan perangkat Mectron seharga Rp 18.000.000,00. Mahal memang tapi kualitas perangkat ini tidak diragukan lagi. Perangkat ini akhirnya ‘almarhum’ pada bulan Maret 2008 tepat sepuluh tahun dioperasionalkan. Rusak bukan karena umurnya akan tetapi karena musibah kebocoran air hujan.

Karyawan pertama wartel Pondok Kopi adalah Mba Ninuk dan Indah Mustika, adik saya. Pendapatan wartel saat itu sangat cukup, rata-rata tiap harinya hampir Rp 350.000,00. Kalau malam takbiran pernah mencapai Rp 900.000,00 dalam semalam. Jadi modal wartel dapat kembali dalam waktu setahun saja.

Suka Dan Duka

Menjadi pengelola dan penjaga wartel selama 10 tahun penuh suka dan duka. Penuh cerita dari yang menggembirakan sampai yang mengharukan. Mirip cerita sinetron juga ada, yang mirip cerita sindikat juga tak kalah seru. Kami menjadi saksi mata bagaimana seorang suami atau istri berselingkuh lewat telepon. Kami juga sering melihat konsumen berproses dari pacaran sampai akhirnya menikah. Pernah juga transaksi narkoba dipesan melalui wartel.

Wartel La Tansa 2 di Salemba

Dibuka pada tahun 2001. Yang menjadi pionir di wartel ini pertama kali adalah Triono dan Wawan. Merekalah penjaga pertama wartel ini. Dari segi pendapatan jauh dari wartel Pondok Kopi. Wawan hanya setahun bekerja disini kemudian diganti oleh saya sendiri pada tahun 2002 sampai tutup tahun 2007.

Nama penjaga wartel disini adalah :

  1. Triono
  2. Wawan
  3. Kuntjoro
  4. Bagus
  5. Haryo
  6. Ramadhan
  7. Ari
  8. Angga
  9. Adi
  10. Imam

to be continued..